Jasa Marga Pastikan Tol Probolinggo-Banyuwangi Beroperasi Awal 2027, Konstruksi 92,66 Persen

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Rabu, 09 September 2026 | 12:51:31 WIB
Konstruksi ruas Paiton-Besuki pada Tol Probolinggo-Banyuwangi tercatat telah mencapai 92,66 persen.

DI YOGYAKARTA — Kabar ini menjadi angin segar bagi pengguna jalan yang selama ini menantikan konektivitas mulus di Pantai Utara Jawa Timur. Pasalnya, dari total ruas yang ada, konstruksi Gending-Kraksaan dan Kraksaan-Paiton sudah rampung 100 persen. Sementara Paiton-Besuki menyusul dengan progres 92,66 persen.

"Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 km yaitu Probolinggo-Situbondo Barat telah selesai dan saat ini proses ULFO untuk ruas Paiton-Besuki sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan operasional yang direncanakan pada awal 2027," ungkap Ari.

Proyek Lain yang Menyusul

Selain ruas tol di Jawa Timur, Jasa Marga juga tengah menggarap sejumlah proyek strategis lainnya. Salah satunya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan yang sedang dalam proses pembangunan jalur Setu-Sadang.

Tol Akses Patimban juga masuk daftar proyek yang dikejar. Jalan tol sepanjang 14 km ini dibangun dengan skema Viability Gap Funding (VGF), yaitu dukungan kelayakan finansial dari pemerintah. Target operasionalnya pada 2028.

Kapan Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo Rampung?

Untuk proyek Tol Jogja-Bawen, Jasa Marga tengah melakukan penyelesaian ruas Yogyakarta-Banyurejo. Proses Professional Hand Over (PHO) ditargetkan rampung akhir September setelah seluruh pekerjaan lapangan selesai.

Ruas SS Ambarawa Junction Bawen juga sudah masuk fase uji laik fungsi dan operasi dengan target beroperasi akhir 2026. Sementara itu, pada Tol Jogja-Solo, ruas Kartosuro-Prambanan telah beroperasi komersial. Konstruksi kini berlanjut di ruas Prambanan-Maguwoharjo dan Trianggo Junction Sleman.

"Target pengoperasian secara bertahap di 2027," pungkas Ari.

Rampungnya seluruh ruas tol ini diharapkan memangkas waktu tempuh sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tapal kuda Jawa Timur dan sekitarnya.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top