150 Personel Calon Kontingen Garuda Bhayangkara Bersihkan Sampah di Pantai Parangtritis Bantul

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Selasa, 08 September 2026 | 17:09:02 WIB
personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara bersama instruktur mengumpulkan sampah di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Senin.

Sekitar 150 personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA bersama puluhan instruktur menggelar aksi bersih sampah di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Senin. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian Jalan Juang dan Latihan Pra Tugas (Latpragas) 2026 sebelum mereka menjalankan misi perdamaian internasional.

BANTUL — Calon personel pasukan perdamaian yang akan bertugas di bawah bendera PBB menunjukkan kepedulian lingkungan dengan membersihkan kawasan wisata Pantai Parangtritis. Aksi sosial ini merupakan bentuk tanggung jawab mereka atas penggunaan pantai tersebut sebagai lokasi camp pelatihan.

Iptu Thomas, salah satu personel calon Kontingen Garuda Bhayangkara, menyebut kegiatan bersih-bersih ini menjadi bagian dari pembekalan mental sebelum berangkat ke zona misi.

"Aksi ini bagian dari pembekalan personel sebelum menjalankan misi internasional. Kami tidak hanya dilatih dari sisi fisik dan kemampuan operasional, tetapi juga ditanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis di Bantul, Senin.

Tanggung Jawab atas Lokasi Camp Latihan

Parangtritis dipilih sebagai salah satu lokasi camp pelatihan bagi calon personel Kontingen Garuda Bhayangkara. Konsekuensinya, mereka merasa wajib menjaga kebersihan area sekitar tempat mereka berlatih.

"Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar camp," ujar Iptu Thomas.

Kegiatan bersih sampah ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kepekaan personel terhadap persoalan lingkungan. Hal itu dinilai penting sebelum mereka menjalankan tugas kemanusiaan di luar negeri.

Community Policing Bersama Warga Bantul

Sebelum aksi bersih pantai, para personel telah lebih dulu melaksanakan kegiatan perpolisian masyarakat atau community policing bersama warga di sekitar kawasan latihan. Kegiatan itu bertujuan memperkenalkan rangkaian latihan yang mereka jalani sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat setempat.

"Kami juga sudah melakukan community policing dengan warga sekitar. Kami menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan tugas dan kami meminta doa serta dukungan masyarakat agar nantinya bisa melaksanakan misi dengan baik dan membawa nama Indonesia," jelasnya.

Simulasi Misi hingga Long March Puluhan Kilometer

Rangkaian kegiatan Jalan Juang dan Latpragas Divhubinter Polri 2026 berlangsung pada 5-11 September 2026. Selama periode tersebut, peserta menjalani berbagai simulasi yang meniru kondisi nyata di area misi.

Materi latihan mencakup pengamanan camp (security camp), patroli area of responsibility (AOR), kampanye kebersihan (cleaning campaign), perpolisian masyarakat, hingga penanganan penyanderaan (hostage rescue).

Setelah simulasi tersebut, para peserta kembali menjalani long march dengan jarak puluhan kilometer melewati berbagai medan di wilayah Bantul. Latihan ini dirancang untuk membentuk kesiapan fisik, mental, kemampuan taktis, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sebelum bertugas dalam misi perdamaian.

Puncak seluruh rangkaian latihan akan digelar pada Jumat (11/9/2026) melalui Upacara Tradisi Pembaretan di Camp Garuda Pantai Parangtritis.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top