Kartu Prakerja 2026 Target 7 Juta Penerima, Begini Syarat dan Cara Daftar

Penulis: Boyke Sihombing  •  Jumat, 04 September 2026 | 06:00:32 WIB
Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan target penerima Kartu Prakerja 2026 mencapai 7 juta orang dalam konferensi pers di Jakarta.

DI YOGYAKARTA — Program Kartu Prakerja kembali dibuka untuk tahun 2026. Pemerintah menargetkan 7 juta orang masuk sebagai penerima manfaat. Angka ini meningkat dibanding gelombang 2025 yang mencatat 5,2 juta pendaftar.

Meski begitu, peluang tidak otomatis menjadi milik semua yang mendaftar. Kemnaker membuka kesempatan seluas-luasnya, tetapi kelolosan tetap melalui proses seleksi. Karena itu, penting memahami alur dan syarat sebelum mengisi formulir.

Dana Pelatihan Rp 2,5 Juta dan Kenaikan Target Penerima

Bagi peserta yang dinyatakan lolos, dana pelatihan yang diberikan sebesar Rp 2,5 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli modul pelatihan di platform yang telah bekerja sama dengan pemerintah. Beberapa di antaranya Dicoding, Skill Academy, dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Dana cair ke rekening yang didaftarkan tujuh hari setelah peserta melakukan konfirmasi. Pemerintah mencatat sektor teknologi informasi dan energi terbarukan menjadi bidang yang paling banyak diminati. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan lapangan kerja di kedua sektor itu mencapai 12,4 persen pada kuartal pertama 2026.

Syarat Pendaftar: KTP Elektronik, Rekening Bank, dan Email Aktif

Tidak semua warga bisa langsung mendaftar. Ada sejumlah dokumen yang wajib disiapkan sejak awal. syarat utamanya:

- e-KTP yang masih berlaku. - Nomor rekening bank, misalnya BCA, Mandiri, atau BNI. - Alamat email aktif dan nomor ponsel yang terdaftar di WhatsApp. - Jika pernah mengikuti pelatihan sebelumnya, siapkan sertifikat atau laporan pelatihan.

Pastikan data diri sesuai dengan yang tertera di KTP. Salah ketik NIK atau nama bisa menghambat proses verifikasi.

Cara Daftar lewat Portal Resmi, Hindari Calo

Pendaftaran hanya dilakukan secara daring melalui situs resmi prakerja.kemnaker.go.id. Tidak ada jalur lain, termasuk melalui perantara. Langkahnya sebagai berikut:

1. Buka laman resmi, lalu klik "Daftar Sekarang". 2. Masukkan NIK, nama lengkap, email, dan nomor HP. 3. Verifikasi akun menggunakan kode OTP yang dikirim ke ponsel. 4. Lengkapi profil: riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan bidang keahlian. 5. Unggah dokumen yang telah disiapkan. 6. Klik "Submit". Sistem akan mengeluarkan nomor registrasi yang wajib disimpan.

Antrean daring sering memuncak pada pukul 09.00–11.00 WIB. Jika tidak ingin menunggu lama, daftar di luar rentang waktu itu atau gunakan koneksi internet yang stabil.

Proses Verifikasi dan Cara Memilih Pelatihan

Setelah formulir dikirim, tim Kemnaker memeriksa kelengkapan data. Proses verifikasi umumnya berlangsung tiga hingga lima hari kerja. Jika ada dokumen yang kurang, akan ada notifikasi lewat email atau SMS.

Peserta yang lolos bisa langsung memilih pelatihan. Fitur "Rekomendasi Pelatihan" di dalam portal memakai sistem AI untuk menyarankan kursus yang sesuai dengan profil. Peserta juga disarankan mengikuti webinar orientasi yang digelar Kemnaker secara gratis. Dana yang tidak digunakan dalam dua belas bulan otomatis hangus.

Saran Pengamat dan Pusat Pelatihan di Sumatera Utara

"Pendaftaran Prakerja memang sudah semakin mudah, tapi tantangannya terletak pada pemilihan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri," kata Budi Santoso, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara di kantor Dinas, Medan, pada 2 September 2026.

Senada, Rina Lestari, konsultan karier independen yang berbasis di Binjai, menyarankan peserta tidak tergesa-gesa. "Banyak pencari kerja yang masih ragu karena belum paham cara mengoptimalkan dana yang diberikan. Saya sarankan mereka memanfaatkan modul belajar mandiri dulu, baru melanjutkan ke pelatihan bersertifikat," ujarnya.

Pusat pelatihan tatap muka juga tersedia, khususnya di Sumatera Utara. Balai Latihan Kerja (BLK) Medan menawarkan kursus digital marketing, bahasa Inggris, dan keterampilan manufaktur. Politeknik Negeri Medan (Polmed) fokus pada teknik komputer dan jaringan. SMK PGRI Pematangsiantar membuka program sertifikasi welding dan otomasi industri.

Data kuartal pertama 2026 menunjukkan 12,8 persen peserta Prakerja di Sumatera Utara memilih pelatihan teknologi informasi. Kategori ini menjadi yang paling diminati di wilayah tersebut.

Perlu ditegaskan, peluang menjadi penerima tidak bisa diprediksi secara pasti. Warga yang tidak lolos di satu gelombang dapat mencoba kembali pada gelombang berikutnya. Pantau selalu informasi resmi dari Kemnaker dan portal Prakerja. Waspadai pihak yang menjanjikan kelolosan dengan imbalan tertentu; pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: tajukrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top