DI YOGYAKARTA — Provinsi Maluku selama ini dikenal sebagai surga bahari Indonesia Timur, tapi daya tariknya tidak berhenti di pasir putih dan laut biru. Gugusan pulaunya menyimpan peninggalan sejarah perdagangan rempah dunia yang masih terjaga, menjadikannya destinasi lengkap untuk liburan keluarga maupun solo traveler yang mencari pengalaman berbeda.
Pantai Ora terletak di Desa Saleman, Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di kawasan Seram Utara. Air lautnya berwarna biru kehijauan dengan tingkat kejernihan yang tinggi, berpadu dengan hamparan pasir putih dan latar hutan tropis serta pegunungan.
Keunikan utama Pantai Ora adalah penginapan bergaya bangunan panggung yang berdiri tepat di tepi laut. Wisatawan bisa langsung menikmati pemandangan bawah laut dari teras penginapan, atau berenang beberapa meter untuk menemukan terumbu karang. Ora Beach Resort tercatat sebagai salah satu objek wisata andalan di kawasan ini.
Bagi yang ingin menggabungkan wisata alam dengan edukasi sejarah, Banda Neira adalah pilihan yang sulit ditandingi. Kepulauan Banda memiliki peran sentral dalam sejarah perdagangan pala dunia, dan sisa-sisa kejayaan itu masih bisa dilihat hingga kini.
Wisatawan dapat mengunjungi Benteng Belgica dan Benteng Nassau yang megah, Rumah Budaya Banda, serta berbagai situs yang berkaitan dengan sejarah perjuangan Indonesia. Di sekitar pelabuhan, atraksi kora-kora (perahu tradisional) juga menjadi daya tarik tersendiri. Setelah puas berkeliling, panorama laut Banda yang jernih menawarkan spot snorkeling dan diving yang tidak kalah menarik.
Masih di Kepulauan Banda, Pulau Hatta berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Banda Neira dan bisa dijangkau dengan perahu motor. Pulau ini menawarkan pantai berpasir putih, laut jernih, serta perbukitan hijau yang masih alami. Suasananya yang tenang cocok untuk wisatawan yang ingin bersantai jauh dari keramaian.
Sementara itu, Pulau Pombo menawarkan pengalaman serupa dengan hamparan pasir putih dan perairan biru jernih. Keindahan bawah laut di sekitar pulau ini menjadikannya lokasi ideal untuk snorkeling dan diving. Kedua pulau ini adalah pilihan tepat bagi pencinta wisata bahari yang menginginkan ketenangan.
Untuk wisatawan yang menyukai aktivitas fisik, pendakian Gunung Api Banda adalah pilihan yang menantang. Gunung dengan ketinggian sekitar 656 meter di atas permukaan laut ini berada di Kepulauan Banda dan telah ditetapkan sebagai taman wisata alam sejak 1992.
Dari puncaknya, pengunjung disuguhi panorama bentang alam Kepulauan Banda dari ketinggian. Kawasan ini juga memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, termasuk beberapa jenis burung endemik yang hanya bisa ditemukan di Kepulauan Banda.
Maluku membuktikan diri sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata lebih lengkap dibanding sekadar pantai. Wisatawan bisa menikmati keindahan terumbu karang, menjelajahi pulau-pulau kecil, mendaki gunung api, hingga mempelajari sejarah panjang pusat perdagangan rempah dunia.
Karena jarak antar pulau cukup jauh, alokasikan waktu yang cukup untuk transportasi laut. Informasi terkini mengenai jadwal kapal dan harga tiket masuk dapat dikonfirmasi langsung melalui Dinas Pariwisata Provinsi Maluku sebelum keberangkatan.