Xiaomi 18 Fold Rilis September 2026: Chip Xring O3, Baterai 6.000 mAh, dan Kamera 200 MP

Penulis: Boyke Sihombing  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:08:01 WIB
Xiaomi resmi mengumumkan SoC flagship Xring O3 yang akan menjadi penggerak utama Xiaomi 18 Fold.

DI YOGYAKARTA — Xiaomi resmi mengumumkan system-on-chip (SoC) flagship buatan mereka, Xring O3, dalam sebuah acara yang juga menjadi panggung konfirmasi perangkat pertama yang akan memakainya. Bukan nama Mix Fold yang selama ini dirumorkan, melainkan Xiaomi 18 Fold—ponsel lipat premium yang dijadwalkan meluncur bulan depan.

Chip Xring O3 ini secara gamblang diposisikan sebagai penantang Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Dimensity 9600 Pro. Namun, Xiaomi belum membuka detail arsitektur maupun skor benchmark-nya. Artinya, klaim "flagship tulen" tersebut masih perlu dibuktikan lewat pengujian nyata, bukan sekadar janji di atas panggung.

Desain: Lebih Tipis dari Galaxy Z Fold 8?

Wujud perdana Xiaomi 18 Fold sempat muncul diam-diam dalam pameran HyperOS 4. Sebuah render menampilkan perangkat lipat berlayar lebar yang diyakini sebagai desain resmi. Bukti lain datang dari foto Lei Jun, CEO Xiaomi, yang kedapatan menggenggam ponsel lipat misterius—sebagian besar bodinya tertutup tangan, tapi profil tipisnya cukup terlihat.

Di kelasnya, Galaxy Z Fold 8 memiliki ketebalan 4,5 mm saat dibentangkan. Untuk bisa memenangkan perhatian pasar, Xiaomi 18 Fold harus berada di bawah angka tersebut. Jika tidak, keunggulan "tipis" hanya akan jadi jargon pemasaran belaka.

Foto Lei Jun juga mengonfirmasi opsi warna Burgundy Red yang elegan. Belum ada informasi soal varian warna lain atau material bodi yang digunakan.

Spesifikasi yang Bocor: Baterai 6.000 mAh dan Kamera 200 MP

Xiaomi tidak membongkar spesifikasi lengkap di atas panggung, tapi laporan sebelumnya sudah memberi gambaran cukup buas:

  • Baterai 6.000 mAh dengan dukungan wireless charging
  • Kamera utama 200 MP
  • Layar lipat 7,6 inci
  • Chipset Xring O3 (SoC flagship pertama Xiaomi)

Baterai 6.000 mAh adalah angka yang jarang ditemui di ponsel lipat. Galaxy Z Fold 8 misalnya, masih berkutat di kisaran 4.400 mAh. Jika bocoran ini akurat, Xiaomi 18 Fold bisa jadi pemimpin baru dalam hal daya tahan—asalkan optimasi software-nya tidak boros.

Kamera 200 MP juga sinyal ambisius. Xiaomi selama ini identik dengan kolaborasi Leica di sektor fotografi. Belum ada konfirmasi apakah sensor 200 MP ini memakai tuning Leica atau sepenuhnya besutan internal. Ini salah satu hal yang perlu diuji lebih lanjut, karena resolusi tinggi tidak otomatis berarti hasil foto bagus.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Ada beberapa catatan yang harus Anda pertimbangkan sebelum menabung untuk Xiaomi 18 Fold:

  • Harga belum diumumkan—sebagai flagship lipat dengan chip baru, ekspektasinya akan menyentuh angka belasan hingga puluhan juta rupiah. Bandingkan dengan Galaxy Z Fold 8 yang sudah mapan di pasar.
  • Ekosistem Xring O3 masih baru—driver, optimasi aplikasi, dan dukungan developer untuk chipset non-Snapdragon adalah risiko yang harus dihadapi pembeli generasi pertama. Snapdragon masih jadi standar emas untuk kompatibilitas aplikasi dan game di Android.
  • Durabilitas engsel belum teruji—desain tipis memang menarik, tapi ponsel lipat yang tipis seringkali mengorbankan ketahanan mekanis. Belum ada klaim IP rating atau sertifikasi ketahanan lipatan dari Xiaomi.
  • Ketersediaan di Indonesia—belum ada kepastian apakah Xiaomi 18 Fold masuk pasar Indonesia. Ponsel lipat premium Xiaomi sebelumnya sempat absen di pasar lokal, jadi pantau terus pengumuman resmi untuk wilayah Asia Tenggara.

Kesimpulan: Menjanjikan, Tapi Banyak Tanda Tanya

Xiaomi 18 Fold punya modal kuat: chipset flagship buatan sendiri, baterai paling besar di kelasnya, dan kamera 200 MP. Kombinasi ini berpotensi menggeser dominasi Samsung di segmen lipat premium.

Tapi sebagai produk generasi pertama dengan SoC baru, risikonya juga nyata. Kompatibilitas aplikasi, thermal management, dan efisiensi daya Xring O3 adalah tiga hal yang belum bisa dinilai sampai perangkat ini benar-benar dipegang dan diuji dalam pemakaian harian.

Jadwal rilis September 2026 sudah di depan mata. Xiaomi diyakini akan terus membagikan teaser untuk menggoda calon pembeli. Untuk saat ini, keputusan paling bijak adalah menunggu hasil review independen—bukan sekadar percaya pada klaim pabrikan.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top