DI YOGYAKARTA — Jakarta — Seri iPhone 18 Pro diperkirakan hadir lebih menarik dibanding pendahulunya. Berdasarkan bocoran yang dihimpun dari laman Gizchina, Kamis (20/8), Apple menyiapkan sejumlah peningkatan besar yang mencakup chip, baterai, layar, hingga kemampuan Siri yang lebih cerdas.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna yang menunggu lompatan signifikan, bukan sekadar penyempurnaan kecil tahunan. Namun, perlu dicatat bahwa seluruh informasi ini masih berstatus rumor dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple.
Jantung dari seri iPhone 18 Pro adalah chip A20 Pro anyar yang kabarnya akan diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nanometer (nm) milik TSMC. Jika bocoran ini akurat, lompatan dari proses 3nm ke 2nm akan menjadi peningkatan arsitektur paling signifikan dalam beberapa tahun.
Secara teknis, chip ini diklaim menawarkan peningkatan performa sekitar 18 persen dan efisiensi daya hingga 30 persen lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Apple juga dikabarkan menggunakan metode pengemasan chip dan memori baru yang lebih efektif dalam mengendalikan panas, terutama saat perangkat dipakai untuk bermain game berat atau menjalankan tugas berbasis kecerdasan buatan (AI).
Daya tahan baterai berpotensi menjadi salah satu nilai jual utama tahun ini. iPhone 18 Pro Max disebut akan mengusung baterai berkapasitas antara 5.200 mAh hingga 5.567 mAh, tergantung variannya. Kapasitas ini sekitar 9-12 persen lebih besar dari model tahun lalu.
Kombinasi baterai yang lebih lega dengan chip 2nm yang efisien serta modem C2 baru rancangan Apple sendiri dipercaya akan menghasilkan peningkatan ketahanan baterai yang signifikan. Ini kabar baik bagi pengguna yang mengandalkan iPhone untuk aktivitas seharian penuh.
Menariknya, perubahan perangkat keras paling menarik kabarnya hanya akan tersedia di varian iPhone 18 Pro Max. Apple dilaporkan akan menambahkan fitur apertur variabel pada kamera utama, sebuah teknologi yang memungkinkan lensa mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor secara dinamis.
Manfaatnya cukup praktis. Bukaan lebih lebar akan membantu pengambilan foto di malam hari sekaligus menghasilkan efek bokeh atau latar belakang blur yang lebih alami. Sebaliknya, bukaan lebih kecil membuat lebih banyak elemen dalam bingkai tetap tajam dan fokus.
Sebenarnya, Samsung sudah lebih dulu menerapkan konsep serupa pada Galaxy S9 beberapa tahun lalu. Namun, dengan sensor kamera yang kini berukuran lebih besar dan pemrosesan gambar yang semakin canggih, implementasi Apple tentu menarik untuk disimak.
Dari sisi perangkat lunak, model iPhone 18 Pro akan menjalankan iOS 27 dengan Siri AI baru yang telah diumumkan di ajang WWDC. Asisten virtual ini nantinya mampu memahami konten yang sedang tampil di layar, menggunakan konteks pribadi pengguna, serta menjalankan tugas di dalam aplikasi.
Apple bahkan dikabarkan akan menghadirkan aplikasi Siri terpisah yang menyimpan riwayat percakapan, mirip dengan ChatGPT atau Gemini. Ini menandakan ambisi Apple untuk menjadikan Siri sebagai asisten AI yang lebih mandiri dan kontekstual.
Layar juga mendapat perhatian khusus. Apple dikabarkan akan memakai layar LTPO+ baru yang dapat mengatur konsumsi daya hingga tingkat piksel. Dipadukan dengan material layar M16 terbaru, panel ini seharusnya lebih efisien sekaligus menawarkan akurasi warna yang lebih baik.
Untuk urusan estetika, Apple akan menghadirkan beberapa pilihan warna baru. Dark Cherry disebut-sebut menjadi warna khas tahun ini, sebuah nuansa merah gelap keunguan yang tampak elegan. Selain itu, tersedia pula opsi Light Blue, Dark Gray, dan Silver.
Bagi pengguna yang menginginkan tampilan berbeda dari generasi sebelumnya, Dark Cherry kemungkinan menjadi pilihan paling menarik. Namun, perlu diingat kembali bahwa semua informasi ini masih berupa bocoran dan bisa berubah sebelum peluncuran resmi.