Prabowo Peringatkan Praja IPDN: Pemimpin Sombong Bakal Gagal Jalankan Pembangunan

Penulis: Boyke Sihombing  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 11:41:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik Praja Muda IPDN Angkatan 33 Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7).

DI YOGYAKARTA — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan 33 Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7). Dalam sambutannya, Kepala Negara tidak hanya menyematkan tanda pengenal praja, tetapi juga menyampaikan peringatan tegas soal karakter kepemimpinan.

Ancaman Pemimpin Sombong bagi Eksekusi Kebijakan

Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kegagalan pembangunan sering kali bukan berasal dari kebijakan yang buruk, melainkan dari sikap aparat di lapangan. Menurutnya, pemimpin yang sombong akan memutus sinergi dengan masyarakat dan aparat penegak hukum.

"Saudara tidak boleh sekali-kali menjadi pemimpin yang sombong. Bangunlah kerja sama. Kerja sama adalah kunci dari keberhasilan," ujar Prabowo di hadapan ribuan praja.

Proyeksi Ekonomi 25 Tahun: Indonesia di Papan Atas Global

Di tengah pesan moral tersebut, Presiden menyelipkan proyeksi optimistis tentang masa depan Indonesia. Ia mengutip ramalan para pakar global yang menempatkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi keempat dunia dalam seperempat abad mendatang.

"Semua pakar dunia meramalkan 25 tahun lagi Indonesia menjadi ekonomi keempat di dunia. Keempat, di atas Prancis, Jerman, Inggris," kata mantan Menteri Pertahanan itu.

Proyeksi ini ia kaitkan langsung dengan tanggung jawab praja yang baru dilantik. Prabowo menyebut mereka sebagai pemegang tongkat estafet yang kelak akan menduduki posisi strategis di daerah.

Birokrat sebagai Penentu Keberhasilan di Lapangan

Presiden Prabowo menekankan bahwa gagasan besar pemerintah pusat akan kandas jika tidak ada eksekusi yang baik di tingkat birokrasi. Ia menyebut para pamong praja sebagai penggerak utama roda pemerintahan di daerah.

"Gagasan yang paling besar, rencana yang paling besar, kebijakan-kebijakan yang paling baik, jika tidak dilaksanakan di lapangan, gagasan besar itu kandas, rencana terbaik itu tidak tercapai," jelasnya.

Oleh karena itu, ia mewanti-wanti agar lulusan IPDN senantiasa menjaga kerendahan hati dan merawat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Angkatan 33 ini merupakan kader unggulan yang dibekali jiwa pengabdian tinggi.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top