YOGYAKARTA — KAI Commuter memberlakukan jadwal tetap untuk Kereta Api Prambanan Ekspress (Prameks) relasi Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Stasiun Kutoarjo dan sebaliknya pada periode 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Layanan ini tetap menjadi moda transportasi alternatif andalan warga dengan tarif Rp 8.000 per penumpang sekali jalan tanpa kenaikan harga.
Berdasarkan informasi dari aplikasi Access by KAI, rute Prameks melintasi Stasiun Patukan, Rewulu, Sentolo, Wates, Wojo, dan Jenar sebelum berakhir di Kutoarjo. Untuk arah sebaliknya, urutan stasiun yang dilewati identik.
KA Prameks relasi Jogja-Kutoarjo pada pekan ini memiliki lima jadwal keberangkatan. Kereta pertama berangkat pukul 06.40 WIB dan tiba pukul 07.42 WIB. Jadwal berikutnya pada pukul 11.50 WIB (tiba 12.49 WIB), pukul 15.15 WIB (tiba 16.16 WIB), pukul 16.20 WIB (tiba 17.20 WIB), dan jadwal terakhir pukul 18.05 WIB (tiba 19.03 WIB).
Sementara itu, dari arah Kutoarjo menuju Yogyakarta, kereta pertama meluncur pukul 05.10 WIB dan tiba pukul 06.10 WIB. Jadwal selanjutnya pada pukul 09.05 WIB (tiba 10.05 WIB), pukul 13.19 WIB (tiba 14.19 WIB), pukul 16.50 WIB (tiba 17.52 WIB), dan jadwal terakhir pukul 18.45 WIB (tiba 19.45 WIB).
Penumpang bisa memesan tiket terlebih dahulu melalui aplikasi Access by KAI. Caranya, registrasi akun menggunakan email, pilih menu Lokal, lalu masukkan stasiun keberangkatan dan tujuan. Setelah memilih jadwal yang tersedia, lakukan pembayaran sesuai nominal yang tertera. Bukti pembayaran digital digunakan untuk masuk ke gate keberangkatan.
Alternatif lainnya, penumpang bisa datang langsung ke gate Prameks di Stasiun Tugu Yogyakarta atau Stasiun Kutoarjo. Metode tap-in menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik bank, atau memindai kode QR dari aplikasi GoTransit Gojek. Jika kereta sudah tersedia di peron, penumpang bisa langsung masuk dan memilih tempat duduk secara bebas.
Petugas jaga di stasiun siap membantu jika ada kendala saat proses tap-in atau tap-out. Layanan ini tetap menjadi pangan ekonomi bagi warga Yogyakarta dan Kutoarjo yang membutuhkan transportasi rel murah dan terjadwal.