DI YOGYAKARTA — Aston Martin kembali menunjukkan ambisinya di dunia hiburan digital, kali ini bukan lewat film James Bond. Pabrikan Inggris itu bekerja sama dengan Activision untuk menghadirkan Dreadnought, SUV militer bertenaga V12 eksklusif untuk Call of Duty: Modern Warfare 4. Mobil ini tidak akan diproduksi di pabrik mana pun dan hanya bisa dikendarai di dalam gim tembak-menembak tersebut.
Nama Dreadnought diambil dari kapal perang Inggris yang mengubah sejarah angkatan laut awal abad ke-20. Jangan bayangkan SUV ini dipenuhi meriam. Alih-alih persenjataan berat, Aston Martin membekalinya dengan ruang penyimpanan senjata khusus di interior kulit Oxford Tan.
Yang membuatnya absurd adalah pondasi mobil ini: sasis serat karbon dengan lapisan baja militer dan tangki bahan bakar cadangan. Mesin V12 di balik kapnya juga bukan main-main. Semua detail itu dirancang agar terasa autentik sebagai Aston Martin, mulai dari cat hijau Chiltern Green yang ikonik hingga aksen khas pabrikan Gaydon.
Kolaborasi ini bukan kebetulan. Stefano Saporetti, direktur diversifikasi merek Aston Martin, menyebut langkah ini sebagai cara menjangkau demografi yang lebih muda. "Strategi diversifikasi merek kami dibangun untuk menjelajahi dimensi baru kemewahan, dan memperluas jejak Aston Martin ke dunia gim memungkinkan kami berinteraksi dengan generasi baru dengan cara mereka sendiri," ujarnya.
Langkah ini dinilai cukup berani dan agak kontroversial. Aston Martin sebelumnya sudah punya hubungan emosional yang kuat dengan waralaba James Bond. Awal tahun ini, mereka merilis gim "007: First Light" yang mendapat pujian karena kesetiaannya pada semesta Bond. Gim tersebut menampilkan tiga Aston Martin ikonik: DBS klasik dari On Her Majesty's Secret Service, DBS modern dari Casino Royale, dan Valhalla produksi yang dilengkapi senapan mesin ganda, peluncur rudal, meriam sonik, serta kursi ejektor.
Marek Reichman, Chief Creative Officer Aston Martin, mengaku bangga dengan hasilnya. "Bagi saya, Dreadnought adalah Aston Martin yang tak terbantahkan – diperkuat tanpa batas. Kualitas detail yang bisa kami sertakan, mulai dari cat Chiltern Green yang identik dengan merek ini, menegaskan dedikasi kami untuk menghadirkan pengalaman Aston Martin yang benar-benar autentik," katanya.
Para pengamat menilai bahwa Call of Duty bukanlah mitra pemasaran yang paling alami bagi Aston Martin. Pemilik DBX di dunia nyata mungkin tidak akan pernah membayangkan SUV mereka melintasi medan perang. Toh, eksperimen ini setidaknya membuktikan bahwa Aston Martin tidak ingin hanya dikenang sebagai "mobil James Bond". Mulai 23 Oktober, pemain bisa mencoba sendiri seberapa gila Dreadnought saat melaju di medan perang digital.