UNY Latih 30 Pengelola BUMDes Pacarejo Gunungkidul Pakai Sistem Keuangan Digital SIGMA-BUMDes

Penulis: Boyke Sihombing  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:29:31 WIB
pengelola BUMDes Pacarejo Gunungkidul mengikuti pelatihan sistem keuangan digital SIGMA-BUMDes yang digelar tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNY.

YOGYAKARTA — Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNY yang diketuai Prof. Dr. Siswanto, M.Pd. memperkenalkan SIGMA-BUMDes, sistem pencatatan berbasis spreadsheet digital yang dirancang tanpa memerlukan latar belakang akuntansi formal. Alur kerjanya dimulai dari input transaksi harian hingga tersaji dalam dashboard evaluasi kinerja usaha.

"Kami ingin BUMDes Pacarejo tidak lagi mengambil keputusan usaha secara intuitif, tetapi berbasis data keuangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Prof. Dr. Siswanto dalam keterangannya, Senin lalu.

Materi Pelatihan: dari Biaya Produksi hingga Laporan Arus Kas

Pelatihan yang difasilitasi lima mahasiswa UNY ini mencakup sejumlah materi krusial. Mulai dari literasi keuangan, perencanaan usaha berbasis data, integrasi pencatatan penjualan dan pemasaran, hingga pelatihan teknis perhitungan biaya produksi dan harga pokok usaha.

Para peserta juga dibekali cara menyusun laporan laba-rugi dan arus kas sederhana, serta teknik pemisahan keuangan antarunit usaha BUMDes. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Target: Laporan Keuangan Akuntabel dan Kemitraan Lebih Luas

UNY berkomitmen mendampingi BUMDes Pacarejo hingga laporan keuangan periodik yang akuntabel tersusun dan sistem SIGMA-BUMDes terimplementasi secara berkelanjutan di setiap unit usaha desa.

Kepala Desa Pacarejo, Suhadi, berharap langkah kolaboratif ini mampu meningkatkan transparansi. Dengan tata kelola yang lebih baik, ia optimistis peluang kemitraan BUMDes dengan lembaga pendanaan maupun mitra usaha eksternal akan semakin terbuka lebar.

Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari skema Mbangun Desa UNY, yang menyasar penguatan ekonomi lokal sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top