JAKARTA — PSSI resmi menambah amunisi baru di lini depan Timnas Indonesia. Mitchell Baker, pemain keturunan yang memiliki darah dari Yogyakarta dan Semarang, telah menjalani pengambilan sumpah sebagai WNI di Kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum, Jakarta, Senin lalu.
Erick Thohir menilai postur tubuh dan insting mencetak gol yang dimiliki Mitchell menjadi nilai tambah bagi skuad Garuda. "Dengan postur tubuh dan insting mencetak gol yang mumpuni, Mitchell adalah tambahan yang berharga bagi lini depan kita," kata Erick dalam keterangannya.
Proses naturalisasi ini dihadiri langsung oleh Erick Thohir bersama Anggota Komite Eksekutif PSSI dan Ketua Badan Tim Nasional (BTN). Erick berterima kasih kepada Presiden Prabowo, DPR, pimpinan dan anggota Komisi X dan XIII, serta Menteri Hukum dan Direktur Jenderal AHU yang memfasilitasi proses tersebut.
Erick menyebut sinergi antara pemerintah, legislatif, dan federasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama memajukan sepak bola Indonesia di kancah internasional. Mitchell merupakan bagian dari langkah strategis PSSI dalam memperkuat kedalaman skuad tim nasional.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, sudah memproyeksikan Mitchell untuk mempertajam lini serang skuad Garuda menjelang ASEAN Hyundai Cup 2026. "Pastinya, coach John Herdman sudah punya rencana untuk mengintegrasikan Mitchell ke dalam tim," ujar Erick.
Mitchell Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006. Ia memiliki darah Indonesia dari ibunya, Maureen Lee Baker, dengan garis keturunan dari Yogyakarta dan Semarang melalui kakek-nenek dari pihak ibu.
Perjalanan sepak bolanya dimulai bersama Hong Kong Football Club saat berusia 10 tahun dan bermain selama tiga tahun. Ia kemudian melanjutkan pembinaan di Australia bersama Northcote City dan Melbourne Victory.
Pada usia 15 tahun, Baker mengembangkan karier di Amerika Serikat bersama Black Rock FC dan kemudian membela Georgetown University sambil menempuh pendidikan. Awal 2026, ia dipilih Colorado Rapids melalui MLS SuperDraft untuk bergabung dengan klub tersebut akhir tahun ini.
Usai menjalani prosesi sumpah, Mitchell mengungkapkan kebahagiaannya. "Saya benar-benar bahagia dan sudah tidak sabar untuk segera bermain untuk Indonesia," katanya.