BANTUL — Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan Jalan Joyowinoto, Dusun Paten, Srihardono, sekitar pukul 09.15 WIB. Korban ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa di atas pohon mandingan yang tengah dipanjatnya.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa korban tengah memotong ranting pohon untuk dijadikan pakan ternak. Saat proses pemotongan berlangsung, ranting yang dipotong diduga menyentuh jaringan listrik milik PLN.
"Arus bertegangan tinggi langsung menyambar pohon. Saat itu korban masih berpegangan pada batang pohon sehingga tidak sempat melepaskan diri dan meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Rita dalam keterangan resmi, Senin.
Personel Polsek Pundong bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Pundong langsung mendatangi lokasi setelah laporan warga diterima. Dokter dari Puskesmas Pundong memastikan korban meninggal dunia saat pemeriksaan awal pukul 09.45 WIB.
"Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni merupakan kecelakaan akibat sengatan aliran listrik," jelas Rita.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Menurut Rita, keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan petugas.
"Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas," katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya bekerja di sekitar instalasi listrik. Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di dekat jaringan listrik, terutama ketika memangkas pohon atau melakukan pekerjaan berisiko tinggi.
"Apabila terdapat pohon yang rantingnya sudah mendekati kabel listrik, sebaiknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait agar proses pemangkasan dapat dilakukan secara aman dan tidak membahayakan keselamatan," pungkas Rita.