Bridgestone AirFree Resmi Melaju di Jalan Raya, Kecepatan Terbatas 20 Km/Jam

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47:01 WIB
Bridgestone meluncurkan ban tanpa udara AirFree untuk kendaraan otonom berkecepatan rendah di Jepang.

DI YOGYAKARTA — Bridgestone akhirnya membawa teknologi ban tanpa udara—atau airless tire—ke penggunaan komersial di jalan raya. Ban bernama AirFree itu kini melayani armada kendaraan otonom berkecepatan rendah di Kota Higashiomi, Shiga, Jepang. Ini menjadi pertama kalinya ban AirFree digunakan untuk operasional harian, bukan sekadar uji coba terbatas.

Mengapa Kecepatan Hanya 20 Km/Jam?

Dalam demonstrasi kepada media, kendaraan yang memakai ban AirFree dibatasi hingga 12 mph atau sekitar 20 km/jam. Belum diketahui apakah pembatasan ini demi alasan keselamatan saat demonstrasi atau memang merupakan batas aman penggunaan ban saat ini.

Laporan Nikkei Asia menyebut teknologi tersebut untuk sementara hanya cocok digunakan pada kendaraan berkecepatan rendah. Artinya, ban AirFree masih belum siap menggantikan ban pneumatik pada mobil produksi massal yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya.

18 Tahun Pengembangan, Material Resin Kunci Utama

Perjalanan pengembangan AirFree dimulai sejak 2008. Selama hampir dua dekade, Bridgestone terus menyempurnakan desainnya hingga meluncurkan generasi ketiga tahun 2023 yang kini siap digunakan di jalan raya.

Berbeda dengan ban umumnya yang menggunakan udara bertekanan, AirFree mengandalkan struktur jari-jari berbahan resin termoplastik yang menopang beban kendaraan. Bagian luar ban tetap menggunakan lapisan tapak berbahan karet agar mampu mencengkeram permukaan jalan. Material resin tersebut juga dapat didaur ulang sehingga dinilai lebih ramah lingkungan.

Insinyur Bridgestone, Masaki Ota, menjelaskan bahwa terobosan terbesar terjadi saat tim pengembang tidak lagi berusaha membuat material ban semakin keras. "Kami menggunakan resin yang lebih fleksibel dengan struktur yang mampu mendistribusikan beban secara merata ke seluruh ban," ujarnya.

Belum Dijual untuk Mobil Penumpang, Ini Alasannya

Selain faktor kecepatan, biaya produksi masih menjadi tantangan utama. Bridgestone belum mengumumkan jadwal produksi massal maupun penjualan untuk mobil pribadi. Perusahaan juga tengah menyiapkan model bisnis yang menggabungkan penggunaan ban dengan layanan daur ulang guna meningkatkan keberlanjutan produk.

Menariknya, teknologi AirFree tidak hanya disiapkan untuk kendaraan di bumi. Bridgestone juga sedang mengembangkan ban khusus untuk kendaraan penjelajah bulan yang menggunakan konsep struktur serupa, tetapi berbahan logam agar mampu beroperasi di lingkungan luar angkasa. Dengan demikian, teknologi ban tanpa udara ini diproyeksikan memiliki potensi penggunaan yang jauh lebih luas di masa depan.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top