Swiss vs Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026: Rekor H2H dan Cerita di Balik Mimpi Semifinal Pertama

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03:01 WIB
Argentina dan Swiss bersaing ketat di perempat final Piala Dunia 2026 dengan sejarah pertemuan yang didominasi Argentina.

DI YOGYAKARTA — Laga ini menyajikan narasi "David versus Goliath" yang klasik. Argentina datang sebagai juara bertahan dengan rekor superior: dua kemenangan dalam dua pertemuan turnamen besar sebelumnya, yakni 2-0 pada 1966 dan 1-0 delapan tahun lalu di Brasil. Swiss, di sisi lain, belum sekalipun menang atas La Albiceleste dalam tujuh pertemuan.

Jalan Berliku Argentina: Comeback Dramatis dan Rekor Berbicara

Perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni ke perempat final penuh drama. Di babak 16 besar, mereka tertinggal 0-2 dari Mesir dengan hanya 11 menit tersisa. Namun, gol Cristian Romero, Lionel Messi—yang menebus kegagalan penalti sebelumnya—dan Enzo Fernandez membalikkan keadaan, meski diwarnai kontroversi VAR.

Kemenangan itu memperpanjang rekor fantastis: 12 kemenangan beruntun sejak September tahun lalu. Di Piala Dunia, Argentina belum terkalahkan dalam 11 pertandingan setelah kekalahan dari Arab Saudi di laga pembuka 2022. Mereka selalu mencetak minimal dua gol di setiap laga—catatan terbaik sepanjang sejarah mereka.

Swiss Incar Sejarah: Dari 1954 ke Kansas City

Bagi Swiss, ini adalah kesempatan emas. Terakhir kali mereka menembus perempat final adalah pada 1954, saat menjadi tuan rumah dengan hanya 16 peserta. Tim asuhan Murat Yakin datang dengan modal hasil imbang melawan Qatar, lalu kemenangan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina serta 2-1 atas tuan rumah Kanada.

Ambisi mereka jelas: semifinal pertama sepanjang sejarah. Tapi catatan head-to-head tak berpihak. Swiss belum pernah mengalahkan Argentina dalam tujuh pertemuan sebelumnya. Mereka harus mengandalkan disiplin dan organisasi permainan yang solid untuk mematahkan kutukan itu.

Kunci Laga: Mentalitas Juara vs Kedisiplinan Swiss

Argentina punya keunggulan dalam hal pengalaman dan mentalitas juara. Mereka sudah terbukti mampu bangkit dari situasi sulit. Swiss, sebaliknya, harus bermain tanpa cela dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Pemenang laga ini akan bertemu Inggris atau Norwegia di semifinal. Pertandingan dimulai pukul 08.00 WIB, disiarkan langsung di stasiun televisi nasional.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top