TelkomGroup Bangun 2 Internet Gateway Baru di Jakarta dan Surabaya

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:06:31 WIB
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno memaparkan strategi "Indonesia's Next Network" pada Bali Tech Week 2026 di Denpasar.

DI YOGYAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan dua internet gateway baru di Jakarta dan Surabaya untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat konektivitas digital Indo-Pasifik. Rencana itu disampaikan dalam Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Senin (19/10/2026), dengan TelkomGroup bertindak sebagai Founding Partner. Dua fasilitas anyar tersebut melengkapi gateway yang sudah beroperasi di Batam dan Manado.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menegaskan pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada penyediaan aset dan konektivitas. Menurut dia, infrastruktur harus menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan nilai, dan penguatan kedaulatan digital Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Nanang saat memaparkan strategi bertajuk "Indonesia's Next Network: Connecting Indonesia and Global, Building the Indo-Pacific Hub" di forum yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tersebut.

Bali Tech Week 2026 mengusung tema "Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further". Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri, inovator, dan komunitas teknologi dari dalam maupun luar negeri. Ajang tersebut disebut sebagai ajang teknologi terpadu pertama di Indonesia.

Tiga Pilar Jadi Fondasi Transformasi Digital

TelkomGroup menyandarkan percepatan pembangunan digital nasional pada tiga pilar utama. Ketiganya adalah Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence & Impact, serta Sovereign Trust & Resilience. Ketiga pilar itu menjadi fondasi untuk memperluas konektivitas, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta memperkuat keamanan ekosistem digital.

Pada pilar pertama, TelkomGroup menyinergikan jaringan serat optik, satelit, pusat data, interkoneksi antarpusat data, menara telekomunikasi, BTS, hingga internet gateway. Optimalisasi program Universal Service Obligation (USO) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) juga masuk dalam strategi menjembatani kesenjangan digital.

Infrastruktur yang Dikelola TelkomGroup Saat Ini

Perusahaan mengelola lebih dari 211 ribu kilometer jaringan serat optik domestik dan tiga satelit. Di kawasan Indonesia Timur, TelkomGroup mengoperasikan dua community gateway. Infrastruktur itu didukung 30 pusat data dengan lebih dari 500 kilometer jaringan interkoneksi antarfasilitas.

Selain itu, TelkomGroup memiliki lebih dari 40 ribu menara telekomunikasi dan 302 ribu BTS. Jaringan itu menopang layanan konektivitas di berbagai wilayah. Penambahan dua internet gateway di Jakarta dan Surabaya diharapkan meningkatkan kapasitas jaringan serta memperluas jangkauan layanan.

AI Buatan Anak Bangsa untuk Industri dan UMKM

Pilar kedua diarahkan pada pengembangan ekosistem kecerdasan buatan dari hulu ke hilir. Sasaran strateginya mencakup peningkatan produktivitas perusahaan, percepatan inovasi lokal, dan perluasan manfaat ekonomi digital hingga ke UMKM. TelkomGroup juga membuka peluang bisnis baru lewat layanan digital bernilai tambah dan teknologi komputasi berperforma tinggi.

Implementasinya terlihat melalui inovasi Telkomsel yang mengembangkan solusi AI buatan anak bangsa. Di Bali Tech Week 2026, Telkomsel memamerkan sembilan solusi berbasis AI. Dua di antaranya adalah Adelia, mesin pencari sekaligus asisten digital, dan AUREL, yang membantu pengguna mengakses informasi serta ringkasan bisnis melalui interaksi percakapan.

Telkomsel turut memperkenalkan inovasi AI untuk mendukung keamanan digital, pendidikan, dan kebutuhan bisnis. Langkah ini memperluas pemanfaatan AI dari sekadar alat internal perusahaan menjadi layanan yang bisa dipakai masyarakat dan pelaku usaha.

Bagi TelkomGroup, perluasan konektivitas dan ekosistem AI berjalan seiring dengan penguatan keamanan digital. Kombinasi tiga pilar itu menjadi dasar perusahaan mendukung agenda prioritas pemerintah. Posisi Indonesia di ekosistem digital global pun menjadi taruhannya.

Rencana dua internet gateway baru menempatkan TelkomGroup pada tahap lanjutan pembangunan infrastruktur, bukan lagi sekadar menambah cakupan jaringan. Dengan fasilitas di Batam, Manado, Jakarta, dan Surabaya, perusahaan menyiapkan jalur interkoneksi internasional yang lebih merata antarwilayah.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: kilasjatim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top