DI YOGYAKARTA — Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan penyaluran gaji aparatur sipil negara tetap dilakukan melalui sistem perbankan, menepis usulan Kementerian Koperasi agar pembayaran dialihkan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kepastian itu disampaikan di tengah pembahasan rencana penyaluran gaji lewat Kopdes yang sudah diajukan ke Kemenkeu.
Suahasil menyatakan tidak ada perubahan mekanisme pembayaran gaji pegawai negeri sipil. Sistem yang berjalan saat ini akan dipertahankan, termasuk penggunaan rekening bank sebagai jalur penyaluran.
"Akan tetap seperti sekarang, saya mengirimkan tetap seperti sekarang," kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa malam (20/10).
Pernyataan itu menutup spekulasi soal kemungkinan migrasi pembayaran gaji ASN ke koperasi desa. Namun Suahasil tidak merinci lebih jauh tanggapannya atas usulan yang datang dari Kementerian Koperasi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebelumnya menyatakan pengajuan penyaluran gaji PNS melalui koperasi telah disampaikan ke Kementerian Keuangan. Pengajuan itu dibahas seusai rapat koordinasi terbatas KDKMP di Jakarta, pekan lalu (14/10).
Ferry menyebut anggaran untuk pembayaran tengah disiapkan. Meski begitu, ia belum memerinci angka, mekanisme penyaluran, bentuk pengajuan, jadwal mulai, maupun koperasi yang akan dilibatkan.
Ketentuan yang berlaku saat ini diatur lewat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.05/2016. Beleid itu mengatur penyaluran gaji melalui rekening pegawai negeri sipil, prajurit TNI, dan anggota Polri pada bank umum secara terpusat.
Artinya, jalur perbankan bukan sekadar praktik administratif, melainkan sudah menjadi kerangka regulasi yang mengikat. Setiap perubahan jalur penyaluran memerlukan penyesuaian aturan di tingkat kementerian.
Beban pembayaran gaji menyentuh angka besar. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara pada Oktober 2026, jumlah ASN di Indonesia mencapai sekitar 6,7 juta orang, mencakup PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Di luar kelompok aktif, PT Taspen (Persero) mencatat 3,28 juta pensiunan dari total 9,13 juta peserta yang dilayani hingga Agustus 2026. Taspen memiliki 46 mitra bayar dan 16.911 titik layanan di seluruh Indonesia.
Jaringan itu menjelaskan mengapa jalur perbankan dipilih: infrastruktur pembayaran sudah terbangun, rekening penerima sudah terdaftar, dan mekanisme rekonsiliasi anggaran sudah berjalan.
Bagi ASN, kepastian ini berarti rekening gaji tidak berubah dan tidak ada proses migrasi data yang berisiko menunda pencairan. Bagi bank penyalur, status quo mempertahankan posisi mereka sebagai mitra pembayaran gaji pemerintah pusat.
Bagi Kementerian Koperasi, usulan Kopdes sebagai jalur pembayaran gaji masih terbuka untuk dibahas, tetapi tanpa restu Kemenkeu rencana itu sulit dieksekusi. Ferry belum memberi keterangan lanjutan soal respons atas pernyataan Suahasil.
Yang jelas, arah kebijakan saat ini berpihak pada keberlanjutan sistem yang ada. Pembayaran gaji ASN tetap berjalan lewat bank umum secara terpusat, sesuai aturan yang berlaku sejak 2016.