YOGYAKARTA — Data BMKG yang dikutip dari pemberitaan Bsinews.id melalui Journalarta mencatat kelembapan udara DIY berada pada rentang 53–90 persen sepanjang hari. Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 2–15 kilometer per jam.
Pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius. Kelembapan tercatat sekitar 72 persen dan kecepatan angin relatif rendah, yakni 2 kilometer per jam.
Memasuki siang, suhu meningkat hingga 33 derajat Celsius. Pada periode ini kelembapan berada di kisaran 57 persen dengan kecepatan angin mencapai 14 kilometer per jam.
Angka itu menjadi titik terpanas dalam prakiraan sehari. Warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut diminta menyiapkan pelindung dari sinar matahari.
Pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, cuaca diprakirakan tetap cerah. Suhu udara turun menjadi sekitar 26 derajat Celsius, dengan kelembapan meningkat hingga 83 persen dan kecepatan angin sekitar 4 kilometer per jam.
Untuk Selasa (20/10/2026), suhu udara di Yogyakarta diprakirakan berada pada rentang 24–33 derajat Celsius. Cuaca diprediksi cerah berawan pada pagi hari, kemudian cerah pada siang hingga malam hari.
Adapun prakiraan untuk Rabu (21/10/2026) dalam sumber yang dikutip menyebutkan suhu berkisar antara 24–25 derajat Celsius, dengan kondisi cerah pada pagi, siang, dan malam hari.
Rincian suhu Rabu tersebut perlu dikonfirmasi kembali melalui kanal resmi BMKG karena rentangnya cukup berbeda dari prakiraan hari sebelumnya.
Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan maupun kegiatan di luar ruangan diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Warga dapat mengantisipasi paparan panas saat siang hari dengan menggunakan pelindung dari sinar matahari dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Informasi terbaru dari BMKG tetap menjadi acuan penting bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari.