Bupati Kulon Progo Agung Setyawan memperingatkan siswa SMP Negeri 3 Kokap agar tidak terjerat judi online, paham radikal, dan aksi perundungan. Peringatan disampaikan langsung saat kunjungan ke sekolah di Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Agung mengingatkan kembali ikrar bersama pelajar se-Kulon Progo yang dideklarasikan pada akhir 2025 untuk menolak ketiga hal tersebut.
KULON PROGO — Peringatan itu disampaikan Bupati Agung Setyawan di hadapan siswa dan guru SMP Negeri 3 Kokap. Ia menegaskan Pemkab Kulon Progo hadir untuk mencegah sekaligus memberi pemahaman kepada para pelajar.
"Kita semua sudah melakukan satu ikrar, dan untuk itu Pemerintah Kabupaten Kulon Progo hadir untuk mencegah serta memberikan pemahaman kepada kalian semua," kata Agung di Kulon Progo, Senin.
Agung mewanti-wanti siswa agar tidak terjerat aktivitas judi online dan paham radikal yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Bupati menyoroti risiko fatal aktivitas judi online terhadap akses bantuan pendidikan. Perangkat seluler yang terintegrasi dengan data kependidikan dapat memicu pencabutan hak penerimaan bantuan pemerintah.
Dua program yang disebut berisiko terdampak adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Agung meminta siswa menjauhkan diri dari aktivitas yang bisa merugikan masa depan mereka.
Agung mendorong para siswa menyalurkan energi ke kegiatan positif. Olahraga, seni budaya, organisasi kepemudaan, dan penguatan keagamaan disebut sebagai pilihan yang lebih bermanfaat.
Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman tanpa aksi perundungan.
Terkait keberlanjutan pendidikan, Pemkab Kulon Progo berkomitmen memfasilitasi siswa berprestasi maupun yang memiliki keterbatasan ekonomi. Salah satu program yang disiapkan adalah Sekolah Rakyat.
Dalam kunjungan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kalurahan Kalirejo dan Kapanewon Kokap tersebut, Bupati turut menggelar dialog interaktif. Forum itu menyerap aspirasi fasilitas sekolah dan mendata penerima bantuan biaya pendidikan.
Kepala SMPN 3 Kokap Uswatun Hasanah menyambut baik arahan serta dukungan fasilitas dari Pemkab Kulon Progo.
"Kami berharap pesan-pesan moral serta tawaran bantuan fasilitas sekolah dari Bupati dapat menjadi pemantik semangat bagi para siswa yang berada di wilayah pinggiran," katanya.
Kunjungan Bupati ke SMPN 3 Kokap menjadi bagian dari upaya Pemkab memperkuat pengawasan terhadap pelajar di wilayah pinggiran Kulon Progo.