YOGYAKARTA — Kelurahan Keparakan menggelar workshop higienitas produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya. Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan pelaku UMKM dari Kampung Dipowinatan sebagai narasumber. Peserta mendapat materi soal produksi pangan yang aman, higienis, dan bermutu.
Lurah Keparakan Yusup Ahbari menekankan aspek kebersihan perlu diperhatikan sejak proses produksi hingga pemasaran dan penyajian. Menurutnya, standar tersebut semakin dibutuhkan ketika UMKM mulai menyasar konsumen dari luar daerah.
"Pelaku UMKM perlu menjadikan kebersihan dan kesehatan produk sebagai bagian penting dalam mengembangkan usaha," kata Yusup, Rabu (30/9/2026).
Ia menambahkan produk pangan yang aman dan higienis menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap produk lokal.
"Produk yang bersih, sehat, dan higienis merupakan kunci utama agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen," ujarnya.
Kawasan Keparakan memiliki potensi wisata yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Namun, peluang itu perlu dibarengi peningkatan kualitas produk.
Yusup berharap wisatawan tidak hanya tertarik membeli produk lokal, tetapi juga percaya terhadap keamanan dan kualitas produk yang dikonsumsi. Kepercayaan itu, menurutnya, menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Dalam workshop tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya higienitas dan sanitasi selama proses produksi. Penerapan sanitasi tidak hanya dipandang sebagai kebiasaan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga mutu dan keamanan produk.
Selain aspek higienitas, pelaku UMKM mendapat materi mengenai strategi meningkatkan omzet melalui penyediaan kuliner sehat. Pengetahuan itu diharapkan dapat diterapkan untuk memperkuat kualitas produk sekaligus meningkatkan daya tariknya bagi konsumen dan wisatawan.
Melalui workshop itu, Kelurahan Keparakan mendorong pelaku UMKM tidak hanya berorientasi pada produksi. Standar kesehatan dan keamanan produk juga perlu menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha dan perluasan pasar, termasuk untuk menyasar wisatawan.