Morinaga Soya Gelar Soyalympic di Yogyakarta dan Solo, Libatkan 3.500 Pengunjung Dukung Potensi Anak Sejak Dini

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 30 September 2026 | 08:39:32 WIB
Anak mengikuti tantangan berpikir dalam Brain Gym Competition Soyalympic Morinaga di Yogyakarta.

Morinaga Soya menggelar Soyalympic di Yogyakarta dan Solo sebagai bagian kampanye #SOYAKINBISA untuk mendorong orang tua mengenali potensi anak sejak dini. Rangkaian kegiatan yang memadukan permainan, gerak tubuh, dan tantangan berpikir itu menarik lebih dari 3.500 pengunjung, sementara kontennya menjangkau lebih dari 4,6 juta views.

YOGYAKARTA — Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties Fitria Dewi Astari menyatakan setiap anak punya potensi yang berkembang ketika diberi kesempatan bergerak, mencoba, dan belajar dengan caranya sendiri. Kegiatan di dua kota itu menyasar keluarga dengan anak yang tidak cocok susu sapi, kelompok yang menurut Morinaga kerap terabaikan dalam soal dukungan gizi dan stimulasi.

Lewat Soyalympic, Morinaga ingin menempatkan bermain sebagai ruang belajar. Bukan ruang kelas, bukan les tambahan.

Brain Gym Competition Jadi Ajang Utama

Salah satu kegiatan utama dalam Soyalympic adalah Brain Gym Competition. Formatnya menggabungkan aktivitas fisik dengan tantangan kognitif.

Anak diajak melewati rintangan sambil melatih fokus dan konsentrasi melalui soal-soal sederhana. Pendekatannya dibuat menyenangkan agar anak tidak merasa sedang diuji.

"Soyalympic hadir sebagai ruang bagi anak-anak untuk berani mencoba dan menikmati proses belajar. Kami senang melihat antusiasme keluarga di Yogyakarta dan Solo," kata Fitria.

Dukungan Orang Tua Dinilai Menentukan

Menurut Fitria, proses mengembangkan potensi anak tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Momen bermain dan mencoba hal baru justru sering jadi titik penting.

Di sana anak belajar mengenali kemampuannya, membangun rasa percaya diri, dan menikmati proses menuju pencapaian berikutnya. Peran orang tua dalam momen-momen itu disebut sangat berarti.

"Tidak semua anak langsung berhasil saat pertama kali mencoba, dan itu tidak apa-apa. Hal yang ingin kami rayakan adalah keberanian mereka untuk memulai, belajar, dan terus mencoba. Dukungan orang tua dalam momen-momen seperti ini sangat berarti bagi tumbuh kembang Si Kecil," ujarnya.

Nutrisi Ikut Jadi Perhatian

Selain stimulasi, Morinaga menyoroti pentingnya pilihan nutrisi yang sesuai dengan usia dan minat anak. Perhatian khusus diberikan bagi anak yang tidak cocok susu sapi.

Fitria menegaskan pilihan yang diberikan orang tua hari ini menjadi bagian penting dari masa depan terbaik anak. Morinaga mengklaim ingin terus mendampingi orang tua dalam memberikan dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat.

"Bagi kami, setiap anak, termasuk Si Kecil yang tidak cocok susu sapi, berhak bermimpi tanpa batas dan mendapat dukungan untuk mengembangkan potensinya sebagai calon future leader," katanya.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top