BRI Peduli Beri Sepeda untuk Mahesa, Siswa SD Semarang yang Selalu Jalan Kaki

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Senin, 28 September 2026 | 13:08:31 WIB
Mahesa (12), siswa kelas 6 SD Barunawati Semarang, menerima sepeda bantuan BRI Peduli.

DI YOGYAKARTA — BRI Peduli menyerahkan sepeda kepada Mahesa, siswa kelas 6 SD Barunawati Semarang, yang sebelumnya berjalan kaki melewati kawasan rob untuk berangkat sekolah. Bantuan itu melengkapi paket pendidikan berupa buku, tas, alat tulis, dan sepatu yang dibagikan kepada siswa-siswi sekolah tersebut.

Paragraf pembuka: Mahesa (12) sudah sekitar setahun memakai sepatu yang sama untuk menempuh perjalanan ke sekolah. Kondisi sepatu itu mulai rusak, tetapi tidak menyurutkan langkahnya menyusuri kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang laut. Keinginannya sederhana: punya sepeda agar tidak lagi berjalan kaki.

Keseharian di Tengah Genangan Rob

Rute menuju SD Barunawati di Kota Semarang melewati area yang rutin terendam rob. Mahesa menjalaninya setiap hari tanpa mengeluh. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswa yang ceria dan lincah.

Guru SD Barunawati Semarang, Wagiyem, menggambarkan Mahesa sebagai anak yang antusias mengikuti pembelajaran. "Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu," ujarnya.

Sepeda, Buku, hingga Sembako untuk Guru

BRI Peduli mewujudkan keinginan Mahesa melalui penyerahan sepeda yang bisa dipakai untuk perjalanan harian ke sekolah. Bantuan tidak berhenti di situ. Siswa-siswi SD Barunawati juga menerima buku, tas, alat tulis, dan sepatu.

Para guru dan penjaga sekolah mendapat paket sembako. Pihak sekolah menyambut baik dukungan tersebut karena manfaatnya dirasakan langsung oleh siswa maupun tenaga pengajar.

"Kami atas nama SD Barunawati Semarang menyampaikan terima kasih kepada BRI Peduli, yang telah memberikan semua fasilitas untuk anak-anak, buku, tas dan sepatu, bahkan ada yang dapat sepeda. Selain itu, dari pihak guru juga berterima kasih telah diberikan bantuan paket sembako dari BRI Peduli yang tentunya sangat membantu kami," kata Wagiyem.

Reaksi Mahesa dan Cita-Citanya

Mahesa mengaku kaget saat tahu dirinya mendapat sepeda. Keinginan yang lama ia simpan akhirnya terwujud. "Kaget banget, tidak menyangka bisa dapat sepeda. Senang sama bangga juga. Alhamdulillah, dari dulu pengen punya sepeda sendiri. Sekarang kalau berangkat sekolah bisa naik sepeda, jadi nggak jalan kaki lagi," tuturnya.

Perjalanan yang lebih mudah membuat Mahesa makin bersemangat belajar. Ia menyimpan dua cita-cita sekaligus: menjadi pemain Timnas Indonesia dan astronot. "Suka main bola, jadi berharap bisa masuk Timnas. Saya juga mau jadi astronot juga, soalnya bisa pergi ke luar angkasa," ujarnya.

Jika kelak berhasil, Mahesa ingin membahagiakan orang tua dan membanggakan Indonesia. "Kalau udah besar dan sukses, pengen bikin orang tua bangga dan senang. Terus juga ingin membanggakan negara Indonesia dan bantu orang tua," katanya.

Payung TJSL BRI untuk Pendidikan

Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus menyalurkan dukungan bagi masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak. Program itu menjadi bagian dari upaya menemani generasi muda belajar dan meraih cita-cita.

"Semoga bantuan yang diberikan BRI Peduli dapat membantu Mahesa dalam semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita," ungkap Dhanny.

Penutup: Bagi Mahesa, sepeda itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan pemangkas jarak antara rumah dan ruang kelas yang dulu harus ditempuh dengan kaki. Langkahnya kini lebih ringan, sejalan dengan komitmen BRI Peduli menyasar sektor pendidikan sebagai salah satu fokus TJSL perseroan.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top