Erick Thohir Puji Ketum Cabor yang Dampingi Atlet di Asian Games 2026

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 27 September 2026 | 15:36:31 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi ketua umum cabang olahraga yang mendampingi atlet di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

DI YOGYAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi para ketua umum cabang olahraga yang hadir langsung mendampingi atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dua cabor yang ketumnya hadir di venue, bulu tangkis dan angkat besi, berhasil memenuhi target medali emas. Erick menilai kehadiran pimpinan federasi menjadi bagian penting dari pengawalan perjuangan atlet, bukan sekadar menonton pertandingan.

Menurut Erick, kehadiran pimpinan federasi di venue bukan sekadar formalitas. Ketua umum bisa melihat langsung perjuangan atlet, memberi semangat, dan memahami kebutuhan yang muncul selama kompetisi berlangsung.

"Saya mengapresiasi para ketua umum cabang olahraga yang hadir langsung di Asian Games untuk mendampingi atletnya berjuang. Ini penting. Ketika ketua umumnya hadir, dia bukan hanya sekadar menonton pertandingan, melainkan bisa melihat langsung perjuangan atlet, memberikan semangat, fokus memperhatikan pertandingan, dan memahami apa yang dibutuhkan atlet," tutur Erick.

Bulu Tangkis dan Angkat Besi Penuhi Target Emas

Dua cabang olahraga yang ketua umumnya hadir langsung di arena berhasil mencapai target medali emas. Di bulu tangkis, Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran mengawal langsung perjuangan para atlet. Hasilnya, tim beregu putra menjadi cabang pertama yang menyumbangkan emas bagi Indonesia setelah mengalahkan China dengan skor 3-2.

Dari angkat besi, Ketua Umum PB PABSI Rosan Perkasa Roeslani turut mendampingi atletnya di arena. Rahmat Erwin Abdullah kemudian meraih medali emas kelas 75 kg putra pada Sabtu, 26 September, sekaligus mencatatkan rekor dunia.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Fadil dan Pak Rosan yang sudah hadir langsung mendampingi dan memberikan perhatian kepada atletnya. Kita bisa melihat, dua cabang olahraga yang ketua umumnya hadir langsung di sini berhasil mencapai target dan mendapatkan medali emas," kata Erick.

Dukungan Moral Jadi Kebutuhan Atlet

Erick menilai atlet tidak hanya membutuhkan program latihan dan persiapan teknis. Dukungan moral serta rasa bahwa perjuangan mereka diperhatikan seluruh ekosistem olahraga nasional sama pentingnya dengan persiapan fisik.

"Atlet itu bukan hanya membutuhkan program latihan. Mereka juga membutuhkan rasa bahwa perjuangannya diperhatikan, dikawal, dan dihargai. Ketika para ketua umum cabor hadir langsung di venue, itu menunjukkan bahwa atlet tidak berjuang sendirian," tegasnya.

Menurut Erick, kedekatan antara pimpinan federasi, pelatih, dan atlet dapat memperkuat komunikasi sekaligus memastikan kebutuhan atlet mendapat perhatian secara langsung. Ia berharap semakin banyak pimpinan cabang olahraga yang hadir ketika atlet Indonesia bertanding di ajang internasional.

"Kita ingin semua pihak hadir dan mengambil tanggung jawabnya. Pemerintah mendukung, federasi mengawal, pelatih mempersiapkan, dan atlet berjuang. Kalau semua bergerak bersama, kita punya kekuatan yang lebih besar," ujar Erick.

Jaga Kebersamaan hingga Kontingen Pulang

Erick mengajak seluruh pihak menjaga semangat kebersamaan hingga perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir. Menurutnya, atlet yang tampil di arena membawa nama Indonesia, bukan hanya nama cabang olahraganya.

"Terima kasih kepada para ketua umum dan pimpinan cabang olahraga yang hadir langsung mendampingi atlet. Terus berikan dukungan, terus kawal perjuangan mereka. Karena ketika atlet kita berjuang di arena, yang mereka bawa bukan hanya nama cabang olahraganya. Mereka membawa nama Indonesia. Maka kita semua harus hadir untuk mereka," pungkas Erick.

Dari dua emas yang sudah diamankan, Indonesia masih menanti kontribusi cabang olahraga lain yang ketua umumnya belum turun langsung ke arena. Pola yang ditunjukkan bulu tangkis dan angkat besi menjadi ukuran sederhana: kehadiran pimpinan federasi berbanding lurus dengan hasil di podium.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top