DI YOGYAKARTA — PT PLN (Persero) meluncurkan fitur AntreEV di aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik memantau antrean Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebelum tiba di lokasi. Fitur ini menjawab keluhan pengguna soal ketidakpastian waktu tunggu saat mengisi daya. Pelanggan kini bisa mengambil nomor antrean dan memantau estimasi waktu langsung dari ponsel.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan fitur ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menyesuaikan layanan digital dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus bertambah.
"Seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik, kebutuhan terhadap layanan SPKLU yang mudah dan praktis juga semakin besar. Karena itu, PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang membantu pelanggan mendapatkan kepastian saat akan mengisi daya," kata Gregorius, Rabu (23/9/2026).
Melalui AntreEV, pelanggan dapat mengecek kondisi antrean di SPKLU mana pun sebelum menentukan lokasi pengisian daya. Setelah tiba di SPKLU pilihan, pengguna memindai QR Code pada mesin untuk mengambil nomor antrean.
Nomor antrean dan estimasi waktu tunggu kemudian bisa dipantau langsung dari PLN Mobile. Saat giliran tiba, pelanggan menerima notifikasi dan wajib melakukan konfirmasi maksimal dalam dua menit. Jika lewat batas waktu, antrean otomatis dibatalkan.
Setelah konfirmasi, pelanggan dapat langsung mengisi daya kendaraan. PLN mengimbau pengguna segera memindahkan kendaraan dari area charging begitu proses selesai agar tidak menghambat pengguna lain.
Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna cukup membuka aplikasi PLN Mobile dan memilih menu Electric Vehicle. Dari sana, pengguna bisa mencari SPKLU yang tersedia, mengecek kondisi antrean, dan memilih lokasi yang ingin dituju.
Setibanya di lokasi, pengguna memindai QR Code pada mesin SPKLU. Nomor antrean akan muncul di fitur AntreEV, lengkap dengan estimasi waktu tunggu yang diperbarui secara berkala.
PLN juga meminta pengguna kendaraan listrik menjaga ketertiban di area SPKLU. Pengguna diharapkan mengikuti antrean sesuai urutan sistem, memarkirkan kendaraan dengan rapi, dan menggunakan fasilitas secara bijak.
"Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman," ujar Gregorius.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional, tidak hanya lewat penambahan infrastruktur SPKLU, tetapi juga melalui layanan digital yang mempermudah pengguna di lapangan.