JOGJA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjalankan 10 perjalanan KA Prambanan Express (Prameks) pada koridor Yogyakarta-Kutoarjo, Rabu (23/9/2026). Lima perjalanan berangkat dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) menuju Kutoarjo, sementara lima lainnya bergerak dari arah sebaliknya.
Rentang keberangkatan tersedia sejak dini hari hingga malam. Penumpang dari arah Kutoarjo bisa memulai perjalanan paling awal pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Stasiun Tugu perjalanan pertama tersedia pukul 06.40 WIB.
Lima perjalanan disediakan sepanjang hari untuk penumpang yang berangkat dari Stasiun Tugu. Pilihan waktu ini memberi keleluasaan bagi pekerja, mahasiswa, dan pelaku usaha yang hendak menuju sisi barat DIY.
Dari arah Kutoarjo, perjalanan paling awal tersedia pukul 05.10 WIB. Penumpang yang membutuhkan perjalanan sore hingga malam juga punya beberapa opsi keberangkatan.
KA Prameks melayani perjalanan langsung di koridor Jogja-Kutoarjo tanpa transit. Penumpang tidak perlu berganti kereta di stasiun perantara, sehingga waktu tempuh lebih efisien dibanding moda darat yang kerap terjebak kepadatan lalu lintas.
Pengguna layanan ini mencakup pekerja, mahasiswa, hingga pelaku kegiatan ekonomi harian. Tarif yang terjangkau menjadi salah satu alasan kereta komuter tersebut bertahan sebagai moda andalan di jalur tersebut.
Cikal bakal layanan ini bermula pada 20 Mei 1994 melalui peluncuran KA Kuda Putih (MHD300). Kereta tersebut tercatat sebagai layanan kereta rel diesel (KRD) pertama di Indonesia yang melayani rute Yogyakarta-Solo Balapan.
Nama Prambanan Express baru diperkenalkan pada 1999 seiring meningkatnya animo masyarakat dan kebutuhan armada yang lebih modern. Saat itu, layanan menggunakan armada KRD kuning eks-KRL Utama.
Pada kurun 2000-an hingga 2010-an, operasional Prameks diperluas. Jangkauan perjalanan diperpanjang hingga Kutoarjo di sisi barat serta Palur dan Madiun di sisi timur.
Perluasan rute itu mengukuhkan Prameks sebagai tumpuan mobilitas harian penglaju di koridor Solo-Jogja-Kutoarjo. Penggunanya mencakup pekerja, mahasiswa, hingga wisatawan yang beraktivitas di sepanjang jalur tersebut.
Calon penumpang disarankan mengecek jam keberangkatan dari stasiun asal masing-masing. Dari Stasiun Tugu tersedia lima pilihan waktu, begitu pula dari Kutoarjo, sehingga perjalanan bisa disesuaikan dengan agenda harian.
Pastikan tiba di stasiun lebih awal untuk menghindari risiko tertinggal, terutama pada jam sibuk pagi dan sore saat volume penumpang meningkat.