YOGYAKARTA — Laskar Mataram dipastikan tetap menggelar laga kandang di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada musim kompetisi mendatang. Manajer Operasional PSIM Yogyakarta Wendy Umar Seno Aji menyatakan seluruh persyaratan administrasi penggunaan stadion sudah clear.
Menurut Wendy, koordinasi intensif dengan jajaran Disdikpora Bantul sudah dilakukan sejak akhir musim lalu. Kesepakatan resmi ditandatangani dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto dan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Titik Zunaidah.
“Sesuai dengan komitmen bersama antara PSIM dan Disdikpora Kabupaten Bantul, kami memastikan bahwa venue kandang PSIM untuk kompetisi musim 2026/2027 tetap berada di Stadion Sultan Agung (SSA),” kata Wendy di Yogyakarta, Kamis.
Setelah izin rampung, manajemen kini berfokus pada peningkatan infrastruktur stadion. Sejumlah pekerjaan akan dilakukan untuk memenuhi regulasi kompetisi musim depan.
“Beberapa agenda ke depan yang akan dijalankan manajemen meliputi pemasangan single seat serta peningkatan kapasitas pencahayaan lampu stadion,” ujarnya.
Aspek keamanan dan keselamatan pertandingan juga menjadi prioritas. Wendy menyebut akan ada agenda penilaian risiko bersama pihak terkait sebelum kompetisi dimulai.
“Dalam waktu dekat akan dilakukan inspeksi kesiapan stadion oleh pihak I.League, kemudian juga risk assessment yang memang rutin dilakukan setiap tahun sebelum kompetisi resmi bergulir,” kata Wendy.
Pemerintah Kabupaten Bantul, lanjutnya, menyambut baik rencana tersebut dengan memberikan dukungan melalui penerbitan izin resmi untuk mendukung operasional klub.