MPL ID S17 Grand Final: Onic Hadapi BTR di Best-of-Seven Perebutan Gelar Kingfinix

Penulis: Boyke Sihombing  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 10:03:32 WIB
Onic dan Bigetron by Vitality bersaing di Grand Final MPL ID Season 17 dengan format best-of-seven.

DI YOGYAKARTA — Grand Final MPL ID Season 17 siap mempertemukan Onic dan Bigetron by Vitality (BTR) dalam format best-of-seven yang lebih panjang dari babak playoff sebelumnya. Laga yang digelar Minggu pukul 17.30 WIB ini menjadi penentuan siapa yang layak menyandang gelar Kingfinix musim ini.

Jalan Berbeda Menuju Final

Onic mengamankan tempat di final lebih awal setelah menundukkan Geek Fam dengan skor 4-1 dalam Upper Bracket Final Jumat lalu. Konsistensi mereka sepanjang musim menjadi modal utama menghadapi laga puncak.

Sementara BTR harus melewati ujian berat di lower bracket. Setelah kalah 3-4 dari Onic di upper bracket, tim Robot Merah kembali menghadapi Geek Fam di laga penentu tiket final. Meskipun Geek Fam tampil agresif dan merebut game pertama, BTR bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 4-1.

Format Best-of-Seven dan Taruhannya

Grand final dan Lower Bracket Final musim ini menggunakan format best-of-seven, berbeda dari seri sebelumnya yang menerapkan double elimination di babak playoff. Perubahan ini memberi ruang lebih besar bagi kejutan dan adaptasi strategi di setiap gamenya.

Baik Onic maupun BTR sudah memastikan tiket ke MSC 2026, turnamen internasional yang akan berlangsung di Paris beriringan dengan Esports World Cup mulai 1 Juli mendatang. Meski begitu, gelar MPL ID S17 tetap menjadi target utama sebagai simbol keunggulan domestik.

Mental dan Dendam Sebagai Faktor Penentu

Onic datang sebagai favorit berkat performa terstruktur dan konsisten sepanjang musim. Namun BTR memiliki motivasi tambahan berupa dendam atas kekalahan tipis di upper bracket—yang kini berubah menjadi fokus untuk membuktikan bahwa kekalahan tersebut bukan akhir dari perjalanan mereka.

Pertandingan ini bukan hanya soal skill individu, melainkan kesiapan teknis, emosional, dan psikologis kedua tim. Setiap pick dan ban, setiap team fight, bisa menjadi penentu takdir di panggung terbesar MLBB Indonesia musim ini.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: sumbawanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top