Bentley Flying Spur 2027 Resmi Hadir, Hybrid V8 Bertenaga 771 HP Bisa Melaju 30 Km Listrik Murni

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 01:37:01 WIB
Bentley Flying Spur 2027 hadir dengan desain eksterior segar dan teknologi hybrid canggih.

DI YOGYAKARTA — Bentley Motors resmi memperkenalkan pembaruan untuk sedan ultra-mewah Flying Spur model tahun 2027. Meski baru menjalani penyegaran dua tahun lalu, pabrikan asal Inggris ini kembali menyuntikkan perubahan pada sektor eksterior, termasuk lampu depan baru, bumper depan yang didesain ulang, serta ubahan pada lampu belakang dan tutup bagasi. Yang paling menarik, seluruh lini Flying Spur kini hanya tersedia sebagai plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) — tidak ada lagi varian mesin konvensional murni.

Varian S Baru: Paket Styling Agresif dan Suspensi Adaptif Khusus

Untuk 2027, Bentley menambahkan varian S di antara jajaran Flying Spur. Trim ini hadir dengan detail styling lebih agresif dan suspensi adaptif yang disetel khusus untuk handling yang lebih tajam. Varian S menggunakan powertrain hybrid yang sama dengan varian dasar dan Azure, yakni kombinasi V8 4.0 liter twin-turbo dan satu motor listrik yang menghasilkan tenaga total 671 HP. Sementara itu, varian Speed dan Mulliner mendapat tenaga yang lebih besar, yakni 771 HP — setara dengan Continental GT Speed.

Performa: 0-100 Km/Jam dalam 3,0 Detik untuk Varian Speed

Tenaga besar itu disalurkan ke keempat roda melalui transmisi otomatis dual-clutch delapan percepatan. Hasil tes Car and Driver mencatat Flying Spur Speed mampu melesat dari 0 ke 60 mil per jam (sekitar 97 km/jam) dalam 3,0 detik. Angka ini sedikit lebih lambat dari Continental GT coupe, namun masih tergolong luar biasa untuk sedan besar seberat Flying Spur. Sistem hybrid memang bertenaga, namun kadang muncul getaran halus saat mesin V8 menyala untuk membantu motor listrik — sesuatu yang masih bisa dihaluskan lagi oleh Bentley.

Jarak Tempuh Listrik 30 Mil, Isi Daya Penuh 3 Jam

Baterai onboard Flying Spur diklaim mampu memberikan jarak tempuh murni listrik hingga 30 mil (sekitar 48 km) berdasarkan estimasi EPA. Dengan charger 11 kW standar, baterai dapat diisi dari kosong hingga penuh dalam waktu kurang dari tiga jam pada koneksi yang sesuai. Konsumsi bahan bakar saat mesin V8 bekerja diperkirakan mencapai 17 mpg di kota (setara 7,2 km/liter) dan 22 mpg di jalan tol (9,4 km/liter). Angka ini tidak lebih baik dari pesaing utamanya, Rolls-Royce Ghost, namun untuk pembeli di kelas ini, efisiensi bukan prioritas utama.

Kabin Mewah dengan Sentuhan Personalisasi Tak Terbatas

Di dalam, Flying Spur tetap mempertahankan perpaduan kemewahan klasik dan teknologi modern. Layar tajam berpadu dengan trim kayu indah dan jok kulit beraroma khas. Kursi terbaik menurut Bentley justru ada di depan, karena karakter mobil ini lebih condong ke sport-sedan. Namun, kursi belakang juga tidak kalah mewah dengan tersedianya bantal pijat dan meja lipat dari kayu. Bagi yang tidak membutuhkan kursi belakang, Bentley menyarankan untuk mempertimbangkan Continental GT dua pintu yang menawarkan performa serupa dengan gaya coupe atau convertible.

Virtuoso Collection: Tema Warna Khusus dengan Audio 21 Speaker

Untuk 2027, Bentley juga menghadirkan Virtuoso Collection dengan tiga tema warna unik: Soprano, Tenor, dan Bass. Setiap tema dilengkapi sistem audio Naim for Mulliner dengan 21 speaker. Selain itu, warna baru Dark Teal juga tersedia di daftar opsi. Seperti biasa, program personalisasi Mulliner memungkinkan pemilik memilih dari ribuan kombinasi warna eksterior, jenis kayu, kulit, dan aksen logam. Harga resmi untuk Indonesia belum diumumkan, namun mengingat posisinya sebagai pesaing Rolls-Royce Ghost, banderolnya dipastikan akan sangat tinggi.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top