DI YOGYAKARTA — Audio-Technica resmi mengumumkan ATH-M20xSTS, headphone terbaru yang menyasar gamer, streamer, dan kreator konten. Perangkat ini merupakan anggota baru keluarga StreamSet, dan kabarnya akan mulai dijual secara global mulai 1 September. Hingga kini, belum ada konfirmasi apakah produk ini akan masuk pasar Indonesia secara resmi.
Yang menarik, produk ini bukan desain baru sepenuhnya. ATH-M20xSTS dibangun di atas basis ATH-M20x, headphone monitoring yang dirilis pada 2014 lalu dan masih bertahan sebagai pilihan entry-level berkat harga terjangkau serta karakter suaranya yang netral.
Audio-Technica mempertahankan driver 40 mm yang sama dengan ATH-M20x. Pilihan ini cukup berani di segmen headphone gaming yang umumnya mengandalkan bass berlebih untuk efek ledakan atau tembakan.
Respons frekuensi datar atau flat justru dipilih agar detail suara seperti langkah kaki, aksi reload, hingga suara chat terdengar lebih jelas dan seimbang. Artinya, headphone ini lebih mengutamakan akurasi posisi dan kejelasan komunikasi ketimbang sensasi suara yang "hidup" untuk konten hiburan.
Bagi pengguna yang terbiasa dengan headphone gaming mainstream, karakter suara ini bisa terasa datar. Namun bagi kreator yang membutuhkan monitoring akurat, ini justru nilai jual utama.
ATH-M20xSTS dilengkapi mikrofon condenser cardioid AT20 yang dipasang pada flexible boom arm. Pola cardioid dirancang untuk mengisolasi suara pengguna dari kebisingan sekitar, seperti suara keyboard mekanikal, kipas angin, atau obrolan di belakang.
Fungsi mute-nya cukup sederhana dan efisien: cukup putar boom arm ke arah atas, mikrofon otomatis mati. Ini solusi yang lebih praktis dibanding menekan tombol kecil di tengah aktivitas.
Dengan bobot hanya sekitar 230 gram, headphone ini tergolong ringan untuk dipakai sesi panjang. Earpads berbahan mesh dan elliptical earcups diklaim membantu isolasi suara pasif yang lebih baik.
Dari sisi konektivitas, ATH-M20xSTS cukup fleksibel. Ia menggunakan kabel 3.5mm TRRS yang bisa dilepas, plus adapter USB-A dan USB-C. Artinya, perangkat ini bisa dipakai di PC, perangkat mobile, hingga konsol game tanpa perlu membeli aksesori tambahan.
Dengan banderol USD 99 atau sekitar Rp 1,6 juta, ATH-M20xSTS menempati kelas menengah bawah untuk headphone gaming. Harga ini bersaing langsung dengan produk dari HyperX, Razer, atau SteelSeries di level yang sama.
Namun, calon pembeli di Indonesia perlu menunggu kejelasan distribusi resmi. Tanpa kehadiran distributor resmi, garansi dan ketersediaan suku cadang menjadi risiko yang perlu dipertimbangkan. Jika masuk Indonesia, headphone ini paling cocok untuk streamer dan kreator konten yang membutuhkan akurasi suara, bukan untuk mereka yang mencari headphone gaming dengan bass dominan.